Rabu, 22 Juli 2009

Geger..! Wabah Facebook , Pelajar Mati bunuh diri

Magnet Jejaring sosial Facebook meminta tumbal korban seorang siswa SMA.
Anak kesayangan Juliah, warga desa Sidojangkung, kecamatan Mengenti, Gresik meminta HP yang ada fasilitas facebook.
Ny Juliah kemudian membelikan sebuah handphone merek terkenal dengan harga Rp 800 ribu, namun sayang tidak ada fitur layanan facebooknya.

Karena tidak sesuai dengan keinginannya, akhirnya meminta kepada oarang tuanya untuk mengembalikan ponsel yang baru dibeli itu. Gara-gara tidak dibelikan HP yang memiliki fitur facebook, Ahmad Idris (16) salah satu pelajar klas 1 salah satu SMA di Menganti, nekat bunuh diri menggunakan, seutas tali tampar sepanjang 3 meter dikandang kambing.

Dia minta yang ad fitur facebooknya. Permintaan itu ditolak oleh ibu korban,” kata AKP Saibani kapolsek menganti, Minggu (19/07/2009).Begitu mendapat laporan, langsung ke TKP, korban diturunkan, dan selanjutnya dibawa RSUD Ibnu Sina untuk dilakukan otopsi, Jenazah Akhmad Idris telah dimakamkan di desa setempat pagi hari itu. (Sumber beritajatim.com)

Tidak ada komentar: